04 Juni 2008

Harga BBM naik! Iman, Ilmu dan Amal Sholih harus naik!

Alhamdulillah, sudah hampir 1 bulan ini nggak nge-blog

Fenomena yang baru saja terjadi di Indonesia secara umum adalah kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), meskipun selain kenaikan harga BBM ada fenomena lain yang cukup rumit.

Dampak dari kenaikan harga BBM pun berimbas pada kenaikan harga barang-barang lainnya, mulai dari barang-barang sembako, ongkos angkot, dan lain-lain. Masyarakat mulai banyak yang mengeluh, bahkan penulis dengarkan sendiri dari seorang sopir angkot yang ngomel-ngomel tidak karuan sampai mengancam dirinya sendiri akan berhenti jadi supir angkot saja. Masya Allah.

Kehidupan dunia hanya sementara saja sedangkan kehidupan di akherat selama-lamanya. Kurang lebih rata-rata usia ummat akhir zaman ini sekitar 60-70 tahun. Teman penulis sering kali bilang, sesuah-susahnya manusia hidup di dunia pasti ada kalanya dia pernah gembira dan tertawa. Sebaliknya, sesenang-senangnya manusia hidup di dunia, ada kalanya dia pernah bersedih dan menangis. Namun kehidupan akherat semuanya serba "ekstrim" alias dahsyat. Apabila seseorang mendapatkan siksaan di akherat, maka siksa dan penderitaan yang dialaminya semakin hari semakin sengsara tidak berkurang sedikitpun. Sebaliknya, apabila seseorang di akherat mendapatkan kenikmatan (surga), maka semakin hari semakin nikmat, tidak akan kekenyangan walaupun makan sebanyak apapun, dan berbagai macam kenikmatan yang lain.

Apa yang diujikan pada Allah ta'ala di atas permukaan bumi ini hanyalah untuk menguji hamba-Nya, apakah bersyukur ketika mendapatkan nikmat, ataukah lupa/kufur/lalai. Dan apakah bersabar ketika mendapatkan sesuatu yang tidak menyenangkan hatinya ataukan malah menggerutu. Misalnya, sakit, bencana, kenaikan harga, dan lain-lain.

Semakin kita sibuk memikirkan kesusahan yang kita alami, maka hati akan semakin gelisah.
Bahkan orang-orang kaya, yang menduduki jabatan penting, setiap hari makan enak, senantiasa dirundung kegelisahan, misal: apakah kedudukan saya aman? bagaimana harta saya, sudah amankah? dan lain sebagainya.

Sedangkan obat hati bukan lah perkara-perkaran dunia tersebut di atas. Melainkan iman dan amal sholih semata. Bagi ummat Islam yang senantiasa memperbaiki iman dan amal sholihnya, semakin yakin dengan janji-janji Allah ta'ala dan janji-janji Rasulullah saw. Semakin merindukan kehidupan surga yang kekal abadi. Tak terkesan dengan kenikmatan ataupun kesusahan di dunia. Hal ini bukan berarti kita 100% meninggalkan keduniaan kita, tapi tidak terkesan dalam hati.

Semakin hari berfikir dan beraktivitas untuk memikirkan bagaimana kehidupan di akherat, apakah saya nanti selamat ataukah tidak? Bagimana orang tua, anak, istri/suami, dan saudara-saudara saya, selamat atau tidak?
Orang-orang seperti inilah yang dengan berbagai macam aktivitas dan kesibukannya di dunia tidka melalaikannya dari mengingat Allah ta'ala, setiap tindakannya didasari contoh dari Rasulullah saw., mulai dari bangun tidur di waktu pagi sampai menjelang tidur lagi di malam hari.

Laa Ilaaha Illallaah Muhammadurrasuulullaah.
Tidak ada yang berhak disembah selain Allah ta'ala, dan Nabi Muhammad saw. adalah utusan Allah ta'ala.

Mari kita tingkatkan iman dan amal sholih kita.
Berdoa pada Allah, agar diri, harta, dan waktu kita semakin sibuk dikorbankan untuk membuat amalan atau bekal di akherat nanti.

Tidak hanya berfikir dan merenung, tetapi benar-benar berkorban fisik.
Insya Allah, semakin lama kebesaran sifat-sifat Allah ta'ala dan kerinduan akan kampung akherat akan semakin tertanan dalam hati.

Mari mencoba! :)
... Baca selengkapnya.

14 April 2008

Perbaiki Akar! Ranting, batang, dan buah akan baik

Alhamdulillah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengijinkan penulis untuk ngeblog lagi.

Fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang bisa penulis ilustrasikan seperti sebuah pohon yang dipenuhi atau tersusun atas akar, ranting, batang, buah, dan bagian-bagian lainnya.
Kondisi pohon sudah mulai tua, akar mulai lemah dalam menyerap sari-sari mineral dai dalam tanah. Berangsur-angsur suplai mineral, vitamin, dan sari2 lainnya mulai melemah. Batang mulai keropos, ranting-ranting lemah, dan daun-daunan yang tadinya hijau indah menjadi agak kekuningan, dan lama-lama membusuk dan jatuh ke tanah.

Ah... itu mah akal pikir saya yang lemah ini.

Baiklah, berikutnya dengan mengetahui kondisi pohon dan bagian-bagiannya tersebut, ada 3 solusi yang bisa jadi dilakukan oleh manusia untuk memperbaikinya:

1. Perbaikan instan

Orang seperti ini mempunyai risau yang kuat untuk memperbaiki pohon, cuma dia tidak mau susah payah. Tidak sabar dan berharap agar pohon bisa diperbaiki dengan cepat alias instan. Maka, ketika dia melihat daun-daunan yang mulai kuning segeralah dia mengecat daun itu dengan cat warna hijau biar kelihatan segar. Ketika ranting-ranting dan batang mulai lemah, maka segera diikat dengan kuat dengan menggunakan tali rafia atau kawat.

Pohon secara sekilas kelihatan membaik, namun dalam waktu lama atau jangka panjang pohon itu akan hancur dan binasa.

2. Hancurkan yang rusak

orang kedua ini mirip dengan orang pertama, yaitu risau yang kuat utuk memperbaiki pohon namun kurang sabar. Sehingga orang ini bertindak secara tegas dan keras. Setiap melihat daun-daunan yang mulai kuning, langsung dipotong. Ranting-ranting dan batang yang mulai lemah dipatahkan saja, selain dapat mengganggu keindahan pohon, orang ini juga takut bahwa kerusakan yang ada dapat menyebabkan kerusakan vital pada pohon secara keseluruhan.

Sehingga, lama-lama tanpa ada pemeliharaan, setiap bagian pohon akan mengalami penurunan, dan dihancurkan saja semuanya. Terjadikah perbaikan? Bukan, penghancuranlah yang ada.

3. Perbaiki perlahan-lahan tapi konsisten

Orang ketiga ini paham akan terjadinya kemunduran pada pohon. Namun dia ingin memperbaiki pohon ini tanpa ada keinginan merusak, seperti yang disebabkan oleh tingkah laku orang pertama dan kedua. Maka orang ini mulai menyirami tanaman dengan air, memberikan pupuk, merawat dengan sabar. Meskipun masih terlihat banyak sekali kekurangan, cacat atau kerusakan yang mulai melanda pohon, namun dia berharap jangka panjang pohon ini akan membaik dan menurunkan pohon-pohon lain yang lebih baik.

---

Kondisi ummat atau masyarakat sekarang mulai menjauh atau lemah dibandingkan dengan kondisi masyarakat terbaik pada zaman Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya R.Hum.

  1. Kondisi iman yang lemah, yakin kepada makhluk lebih besar ketimbang yakin kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan sifat-sifat Nya. Lebih yakin kepada kebahagiaan di dunia yang sementara ini ketimbang keinginan untuk bahagia di akherat (surga) nanti. Lebih yakin terhadap benda-benda dunia (harta, kedudukan, gelar, dll) dalam menyelesaikan masalah sehari-hari ketimbang menyelesaikan masalah melalui 'amal sholih yang diperintahkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala seperti yang dicontohkan Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam.
    Bahkan amaliah (aktivitas) sehari-hari lebih banyak meniru orang-orang bukan Islam daripada meniru baginda Rasulullah Shalallaahu 'Alaihi Wasallam.
  2. 'Amal sholih yang paling utama, yaitu sholat, mulai ditinggalkan (dilalaikan).
  3. Keengganan atau malas menuntut 'ilmu agama, sehingga aktivitas sehari-hari lebih banyak dituntun oleh ilmu-ilmu dunia semata. Dan ada pula orang yang mempunyai ilmu tinggi, justru semakin sombong, akhlak buruk, merasa yang paling benar, ilmunya digunakan untuk menipu rakyat, dan lain sebagainya. Disebabkan lemahnya dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
  4. Akhlak yang kurang terpuji mulai bermunculan. Dalam bergaul sudah tidak lagi ada adab sopan santun, baik itu ke ulama, orang yang lebih tua atau lebih muda. Malu mengucapkan salam sesama ummat Islam. Muka yang jarang tersenyum. Padahal senyumnya ummat Islam di depan ummat Islam yang lain akan Allah ta'ala anggap sebagai sedekah. Subhanallaah.
  5. Ketika beramal, dikotori dengan niat-niat jelek selain mengharap ridho dari Allah ta'ala. Ketika dalam beramal sholih ada manusia yang lihat atau dukungan, maka bersemangat. Sedangkan sebaliknya, malas-malasan.
  6. Ummat Islam kurang sungguh-sungguh dan berkorban dalam memperbaiki iman dan amal sholihnya. Sedangkan untuk menuntut ilmu dunia, bekerja mencari nafkah, begitu susah payahnya, sampai meninggalkan anak, istri/suami, korban harta, korban diri, untuk sesuatu yang akan ditinggalkan ketika mati. Sedangkan untuk yang kekal, iman dan amal sholih... Allahu Akbar, sangat kurang sekali. Termasuk penulis sendiri, namun penulis niat sungguh-sungguh insya Allah.
Dengan kondisi semacam ini, sebagaimana penulis sebutkan mirip orang pertama, yaitu ingin melihat kondisi ummat Islam dan sistem yang berjalan segera baik, sesuai dengan tuntunan syariah, namun tidak mau berkorban. Ketika usaha perbaikan ada sokongan atau dukungan, baik itu dana, tenaga, dll, maka sangat semangat sekali. Namun, ketika tidak ada sokongan, malas untuk mengorbankan harta, diri, dan waktunya sendiri. Maka orang-orang seperti ini bercita-cita tinggi, melakukan perbaikan di segala bidang, tapi lupa memperbaiki iman ummat Islam sebagai pondasi utama. Dampaknya, hanya angan-angan saja yang ada, implementasi susah sekali.

Untuk tipe orang kedua, ketika melihat adakejahilan dan kerusakan di tengah masyarakat, maka dia langsung seolah-olah ingin menghilangkan orang tersebut dari muka bumi, biar Islam tidak tercemar. Ketika melihat ada orang Islam sedang bermaksiat, maka inginnya langsung "membasmi" dia saja. Padahal orang yang bermaksiat tersebut belum sekalipun diajak kepada kebaikan, belum sekalipun ditawarkan apa keutamaan amal sholih, orang bertaubat...

Bahkan Allah ta'ala dalam Al-Qur'an Nya yang mulia dan hadits-hadits Nabi, lebih mengutamakan berita-berita gembira kepada ummat daripada ancaman-ancaman. Tanpa perlu menghilangkan ancaman-ancaman tersebut.

Coba saja, anak kecil yang baru belajar sekolah, ketika dia sedang malas belajar, Anda tawari dengan keuntungan dan keutamaan apabila dia rajin belajar, tentu anak kecil tersebut akan semangat lagi dalam belajar. Tapi coba, kalau anak kecil tersebut langsung Anda ancam, bahkan Anda pukul, tanpa adanya kabar gembira dulu, anak kecil ini akan lebih malas belajar, jangka panjangnya akan lebih buruk lagi.

Nah, orang ketiga ini, mari kita sama-sama berkeinginan memperbaiki iman dan amal sholih kita, dan timbulkan kerisauan untuk mengajak ummat ikut sama memperbaiki iman dan amal sholihnya. Secara bertahap dan perlahan, namun istiqomah / konsisten, insya Allah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan tunjukkan hasilnya pada kita. Kalaulah tidak nampak di dunia, yakinlah Allah ta'ala akan tampakkan di akherat kelak.

So, ayo belajar sama-sama nambah risau dan korban untuk memperbaiki iman dan amal sholih kita. Tambah korban harta, waktu, dan diri untuk mengusahakan bekal di akherat, jangan melulu untuk bekal dunia saja.

:) Piss.
... Baca selengkapnya.

01 Maret 2008

EBook Ayat-Ayat Cinta

Sebenarnya buku (paper print version) mengenai novel ini sudah lama, kalau tidak salah 4-5 tahun ke belakang. Sedangkan filmnya baru dibuat sekarang2 ini.

Untuk filmnya memang saya belum melihatnya, namun ebook-nya saya baru membaca sekilas.
Sebenarnya tidak ada sedikitpun rasa ingin membacanya, namun setelah muncul filmnya, saya jadi penasaran dengan cerita aslinya.

Alhamdulillah di suatu situs ebook ini sudah di-upload, so tinggal download saja.
Saya sedikit membaca mengenai ebook ini baru 2 bab pertama saja. Beberapa cerita yang terkesan adalah:

  1. Kisah ketahanan si Fahri saat taklim dengan syeikh Utsman, meskipun cuaca di Mesir sangat ekstrim. Hal inilah salah satu yang menyebabkan derajat manusia itu melebihi derajat malaikat di sisi Allah SWT. Dengan hawa nafsu yang senantiasa menyelimuti, namun bisa dikalahkan untuk beramal sholih. Mudah2an dalam keadaan nyatanya pun kita bisa seperti itu. Amiin.
  2. Dakwah Fahri di atas kendaraan umum (sejenis kereta). Hal ini sangat jarang sekali dilakukan oleh ummat Islam. Di setiap tempat, keadaan, dan waktu membicarakan perkara agama Islam. Baik itu kebesaran Allah SWT, kehidupan akherat, sifat mulia Rasulullah SAW dan para sahabat, dan lain-lain. Apalagi dengan sikap Fahri yang sabar thd sikap teguh orang2 Mesir. Mungkin tidak kita bisa sabar seperti itu dalam keadaan kita sekarang ini?
  3. Maria, seorang warga Mesir beragama Kristen Koptik selama hidupnya, matinya dalam keadaan beriman dan Islam. Kisah ini terdapat pada bab2 terakhir novel ini. Kisah terakhir inilah yang paling berkesan buat saya. Selama hidupnya, Maria ini tidak ada sedikitpun rasa buruk sangka atau benci terhadap ajaran Islam dan pemeluknya. Subhanallah, bahkan dia hafal bbrp surat2 dalam Al-Qur'an, dimana ummat Islam sendiripun masih banyak yang belum menghafalnya. Hal ini juga pernah terjadi pada zaman Rasulullah SAW. Si Maria ketika dalam keadaan koma sempat bermimpi mengenai surga, bagaimana ketia dia mau masuk ke salah satu pintu2 amal, dia tidak bisa memasukinya. Ketika mau memasuki pintu sholat, dia belum pernah sholat. Begitu juga pintu2 amal yang lain, seperti pintu puasa, zakat, dsb. Sehingga ketika bertemu Siti Maryam radhiallaahu 'anha, dan mendapat nasehat supaya menjadikan Islam sebagai pegangannya. Sehingga sebelum kematian menjemputnya, si Maria ini ingin segera berwudhu dan bersyahadat, menyempurnakan imannya. Satu lagi yang berkesan adalah bahwa si Maria acap kali mencium harumnya surga. Begitu juga para sahabat dan orang2 sholih terdahulu pun pernah dan seringkali mengalaminya. Akhirnya si Maria wafat dalam keadaan Iman dan Islam.
Ya Allah ya Arhamarraahimiin.... Bagaimana dengan nasib saya, nasib ummat sekarang?
Akankah kami nantipun mati dalam keadaan Iman dan Islam yang sempurna?

Berapa banyak di antara manusia, yang semasa hidupnya beramal sholih, tapi di akhir kehidupannya dalam keadaan tidak beriman. Naudzubillahi min dzaalik.

Pada hari kamis kemarin 28 - 2 - 2008, ketika saya mengikuti pengajian, ada kabar duka, bahwa salah satu hamba Allah dan da'i - Nya insya Allah, telah berpulang ke rahmatullah. Yaitu saudara kita bapak Gito Rollies alias Bangun Sugito. Seketika itu juga di Masjid dipimpin Ustadz Nanang Maulana Ishaq, memimpin do'a... Subhanallah, do'a yang begitu menyentuh hati, hampir semua hadirin menangis... da'i Allah SWT telah dipanggil ke hadirat-Nya... Semuanya menangis, akankan saya nanti akan wafat dalam keadaan beriman, beramal sholih, atau sebaliknya?

Mari kita terus berusaha memperbaiki iman dan amal sholih kita, luangkanlah waktu kita untuk agama kita di sela-sela kesibukan dunia kita.

Mudah2an Allah SWT mematikan kita nanti dalam keadaan iman dan amal sempurna sebagaimana yang dikehendaki Allah SWT dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Amiin.

DOWNLOAD EBOOKS
Ukurannya: 800 kb
Tipe file: PDF
Link: http://gudangupload.com/filelink.php?filecode=0524c0d22371a4dafd385929aec0217c
Sumber: http://if.web.id/ebooks-lain/novel-ayatayat-cinta-t187.0.html
RAR Password: http://if.web.id

... Baca selengkapnya.

20 Februari 2008

Ngoprek MySQL

Waktu itu tanggal 26 September 2006, di malam yang biasa2 saja, ditemani laptop pinjaman dengan OS Windows 98 dengan prosesor Pentium 3 (lupa speed-nya.) Sepulang dari kampus ketemu kelas karyawan di mata kuliah Praktikum Sistem Basis Data alias MySQL.

Untuk kelas ini memang agak unik, untuk kelas reguler berada di Lab 5 dengan spek komputer yang lumayan ketimbang Lab 7, waktu itu.
Di kelas karyawan tidak belajar sebagaimana kelas reguler, yaitu tinggal instal dari MySQL setup, beres. Melainkan, kita belajar manual dari MySQL 5 yang masih terkompres (.zip). Mengekstrak semua file dalam zip, kemudian konfigurasi manual.

Inilah yang unik, dan butuh kesabaran dan ketahan yang agak lumayan :)

Ada beberapa hal perlu kita ketahui lebih dahulu, yaitu file konfigurasi di instalasi mysql. File inilah yang menjadi rujukan dari setiap mysql server ketika loading.
File ini bernama my.ini atau my.cnf.

Ada beberapa urutan atau prioritas pembacaan file konfigurasi ini berdasarkan letaknya di Windows. (
O ya, penulis lupa, bahwa ngoprek mysql di sini adalah di OS Windows).
1. C:\my.ini
2. C:\my.cnf
3. C:\WINDOWS\my.ini
4. C:\WINDOWS\my.cnf
5. C:\WINDOWS\SYSTEM\my.ini
6. C:\WINDOWS\SYSTEM\my.cnf
7. C:\MySQL\my.ini
8. C:\MySQL\my.cnf

Asumsi di sini adalah instalasi MySQL ada di
c:\MySQL\.

Ketika Anda menginstal software MySQL, harap diperhatikan file2 konfigurasi ini, terutama ketika Anda menginstal lebih dari satu MySQL, baik itu MySQL Standalone, maupun yang terintegrasi dengan paket2 tertentu, seperti WAMPXAMPP atau yang lainnya.

Dampak dari instalasi lebih dari satu MySQL adalah kemungkinan terjadinya salah masuk "
atau kamar". Misalnya, Anda menginstal MySQL versi 5, dimana sebelumnya telah terinstal MySQl versi 3, sekaligus file my.ini dari yang versi 3 ini berada di root, yaitu c:\my.ini. Ketika Anda membuka MySQL client utility dari yang versi 5, dapat menyebabkan Anda masuk ke MySQL server-nya MySQL versi 3. Sering terjadi ketika sebelumnya pernah menginstal PHPTriad yang lama.

PERIKSA MYSQL SERVER

Setelah Anda menginstalasi MySQL, pertama-tama adalah periksa apakah server hidup atau tidak, caranya:

1. Silakan masuk DOS Command Prompt dan menuju direktori C:\MySQL\bin>
2. Setelah masuk DOS
Command Prompt, ketikan perintah:

mysqladmin -u nama_user -p ping

Contoh:

C:\MySQL\bin> mysqladmin -u galih -p ping ◄┘ ENTER

Masukkan password Anda kemudian tekan ENTER.

Untuk instalasi dari file ZIP, biasanya passwordnya belum ada, so dikosongkan saja.

Langkah berikutnya adalah memeriksa versi MySQL Anda, sudah benar atau jangan2 salah "
kamar"

C:\MySQL\bin> mysqladmin -u galih -p version ◄┘ ENTER

Jika versi yang muncul sesuai seperti gambar berikut misalnya, berarti instalasi sukses.













Sekarang kita matikan dulu MySQL sever-nya dengan perintah:


C:\MySQL\bin> mysqladmin -u galih -p shutdown ◄┘ ENTER

Nah, kalau sudah offline, kita tambahkan dulu beberapa sintaks pada file My.ini di direktori instalasi MySQL Anda. Jangan lupa dibuka dulu di sebuah teks editor.

Sebelumnya cari dulu heading [mysql], dan tambahkan di mana saja selama masih dalam jangkauan heading [mysql] sebelum ketemu heading lainnya, yaitu:

basedir = c:/mysql/
datadir = c:/mysql/data/
Simpan file tersebut silakan buka lagi file MySQL server.

STUDI KASUS

Asumsi komputer Anda masih bersih dari instalasi MySQL apapun.
Kemudian di komputer Anda diinstal PHPTriad yang di dalamnya terdapat paket apache, php, mysql versi 3.

Status dari MySQL secara otomatis adalah (misal):

Server version 3.23.47-max-debug
Protocol version 10
Connection localhost via TCP/IP
TCP port 3306
Uptime: 8 min 0 sec


Secara default, dia akan menginstal file konfigurasi sbb:

C:\my.cnf
C:\apache\mysql\my.ini
C:\apache\mysql\my.cnf
C:\WINDOWS\SYSTEM\my.ini

Ketika mau menjalankan versi mysql server yang lebih baru hasil ekstrak, misal versi 5.1.9 beta,
akan muncul peringatan sbb:


F:\PROGRAMMER\MySQL\MySql\mysql-5.1.9-beta-win32\bin>mysqld
060927 22:19:17 [ERROR] Character set information not found in 'c:\apache\mysql\share\english\errmsg.sys'. Please install the latest version of this file.
060927 22:19:17 [ERROR] Aborting

Peringatan tetap muncul meski server yang versi lama dimatikan dan akan menjalankan versi baru. Ketika Anda menjalankan file mysql client utility yang versi 5.1.9, maka dia akan mengakses mysqld yang versi 3.

CARA 1:
---------
1. Matikan server versi lama
2. Hapus atau simpan dengan nama lain file C:\my.cnf.
3. Jalankan server versi baru
4. Ternyata masih belum jalan.

CARA 2:
---------
1. Hapus atau simpan dengan nama lain file C:\WINDOWS\SYSTEM\my.ini
2. Jalankan server versi baru
3. Ok. Server telah bisa dijalankan
4. Masuk dengan akun Anda (root)
5. OK. Berhasil masuk ke mysql server versi baru 5.1.9

UJI 1
------
1. Dengan server baru masih nyala, coba Anda buka server lama.
2. Server jalan dua-duanya tapi ada peringatan:


C:\apache\mysql\bin>mysqld
Cannot initialize InnoDB as 'innodb_data_file_path' is not set. If you do not want to use transactional InnoDB tables, add a line skip-innodb to the [mysqld] section of init parameters in your my.cnf or my.ini. If you want to use InnoDB tables, add for example, innodb_data_file_path = ibdata1:30M
But to get good performance you should adjust for your hardware the InnoDB startup options listed in section 2 at
http://www.innodb.com/ibman.html

3. Sekarang login ke server lama.
4. OK. Bisa masuk ke server versi 3.23
5. Ketika sudah login di server lama dan mencoba login ke server baru. Ternyata masuknya ke server lama.

UJI 2
-------
1. Sekarang matikan kedua server.
2. Buka dengan urutan: server lama, server baru
3. Server baru tidak bisa dipanggil.
4. Matikan server lama.
5. Hidupkan server baru. >> OK Nyala
6. Login >> OK Bisa.

UJI 3
-------
1. Sekarang coba dibalik: server baru, server lama
2. Ok. Dua-duanya lama, seperti percobaan pertama.
3. Login ke server baru.
4. Kagak bisa…..
5. Login di server versi baru dengan akun di server versi lama >> BISA

KESIMPULAN
----------------
1. Jika server versi lama dijalankan, maka server versi baru tidak bisa dijalankan.
2. Jika kedua server dijalankan, dengan urutan versi baru – versi lama, maka server versi baru tidak bisa diakses. Yaitu kalah dengan yang versi lama.
3. So, untuk menggunakan versi baru dimana sudah terdapat versi lama, lakukan
a. Matikan server yang versi lama
b. Hapus file konfigurasi dari server versi lama atau di-rename, C:\my.cnf dan
C:\WINDOWS\SYSTEM\my.ini
c. Jalankan server versi baru.
4. OK. Ngoprek selesai.


MENJALANKAN DUA SERVER DENGAN BEDA PORT

1. Untuk server versi lama biasanya menggunakan 3306
2. Untuk versi baru kita akan menggunakan 3307
3. Caranya: Copy file my-small.ini ke my.ini di direktori mysql yang versi baru.
4. Ubah port di my.ini ke 3307 (ada dua tempat).
5. Jalankan server lama dan baru.
6. Tes dengan menggunakan mysqladmin yang versi baru
7. Berikut ini untuk yang versi baru (port 3307), password yang di server baru.


F:\PROGRAMMER\MySQL\MySql\mysql-5.1.9-beta-win32\bin>mysqladmin -h localhost -u root -p --port=3307 version
Enter password: *****
F:\PROGRA~1\MYSQL\MYSQL\MYSQL-~1.9-B\BIN\MYSQLA~1.EXE Ver 8.41 Distrib 5.1.9-beta, for Win32 on ia32
Copyright (C) 2000 MySQL AB & MySQL Finland AB & TCX DataKonsult AB
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software, and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL license

Server version 5.1.9-beta
Protocol version 10
Connection localhost via TCP/IP
TCP port 3307
Uptime: 2 min 21 sec

Threads: 1 Questions: 2 Slow queries: 0 Opens: 0 Flush tables: 1
Open tables: 3 Queries per second avg: 0.014

8. Berikut ini untuk yang versi lama (port 3306), password yang di server lama.


F:\PROGRAMMER\MySQL\MySql\mysql-5.1.9-beta-win32\bin>mysqladmin -h
localhost -u root -p --port=3306 version
Enter password:
F:\PROGRA~1\MYSQL\MYSQL\MYSQL-~1.9-B\BIN\MYSQLA~1.EXE Ver 8.41 Distrib 5.1.9-beta, for Win32 on ia32
Copyright (C) 2000 MySQL AB & MySQL Finland AB & TCX DataKonsult AB
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software, and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL license

Server version 3.23.47-max-debug
Protocol version 10
Connection localhost via TCP/IP
TCP port 3306
Uptime: 5 min 46 sec

Threads: 1 Questions: 2 Slow queries: 0 Opens: 6 Flush tables: 1
Open tables: 0 Queries per second avg: 0.006 Memory in use: 8307K Max memory used: 8323K

LOGIN DI KEDUA SERVER

1. Setelah Anda cek bahwa kedua server jalan dengan port masing-masing yang berbeda, Anda bisa login di kedua server masing-masing.
2. Jangan lupa, jika Anda menggunakan password yang berbeda pada masing-masing server, maka harus diisi sesuai dengan passwordnya masing-masing


HAVE FUN!!!
... Baca selengkapnya.

18 Februari 2008

Sebab Ta'lim, Si Anak Tidak Lagi Suka Menonton TV

Berikut ini penulis paparkan kisah lain yang juga berkenaan dengan dampak positif taklim rumah.

Sebuah keluarga, terdiri atas seorang suami, istri dan bbrp orang anaknya, menjalani hidup sebagaimana orang biasanya.
Si suami sibuk bekerja untuk mencari nafkah, istri sebagai ibu rumah tangga, anak2nya pada sibuk sekolah.

Sehingga akhirnya si bapak ini mendapat hidayah dari Allah SWT yang kemudian berlanjut ke istrinya untuk dapat menghidupkan amalan taklim rumah. Pada masa2 awal taklim, anak2 dalam keluarga ini merasa tidak betah, karena mungkin kebiasaan sehari-harinya kalau di rumah adalah bermain atau nonton TV.

Kalau kita ingat bagaimana isi atau tayangan dalam2 televisi sudah begitu bebasnya, anak2 kecil banyak yang juga menonton tayangan2 yang tidak seharusnya ditonton. Tapi kita maklumi, tidak bisa menghilangkan suatu kebiasaan buruk secara 100% dalam jangka waktu singkat, perlu tahapan2 dan proses.

Kedua orangtua ini tidak berputus asa, sambil berharap banyak pada Allah SWT agar anak2nya dijadikan anak2 yang sholih sholihah, kegiatan taklim tetap dibuat, bahkan setiap hari dengan waktu yang konsisten atau istiqomah, ketika semua keluarga sedang kumpul dan pada waktu luang atau santai, begitu juga si anak.

Semakin hari semakin banyak taklim, maka semakin banyak masuk ke diri keluarga ini mengenai berita2 akherat, bagaimana keadaan surga dan neraka, amal2 apa saja yang menyebabkan orang masuk ke dalamnya, keutamaan2 beramal, kisah2 Nabi dan sahabat terdahulu, dan informasi2 lain yang berkaitan dengan agama.

Kalau penulis ibaratkan, sebuah ruangan dengan 2 pintu. Dalam ruangan di isi dengan barang A. Kemudian pada saat itu juga dari sisi pintu lain di masukkan barang secara terus menerus tanpa henti, maka logikanya barang semula A akan semakin lama semakin terdorong keluar dari pintu sebelahnya.

Contoh lain, kalau kita punya ember dengan air dan kotoran2 di dalamnya, maka semakin banyak dan terus menerus kita tuangkan air ke dalam ember, maka kotoran akan semakin menaik, kemudian keluar dari ember.

Begitulah kisah dalam keluarga tersebut di atas, semakin banyak mendengarkan berita2 agama, maka secara otomatis keyakinan2 atau kebesaran2 benda2 dunia akan semakin keluar dari hati.

Nah, itulah yang terjadi pada diri si anak, lambat laun dengan adanya taklim tersebut, semakin wujud daripada pentingnya agama.
Sehingga suatu saat, si anak ini mulai berkurang aktivitas nonton TV-nya, sampai tidak suka lagi menyia-nyiakan waktunya di depan TV.
Orangtua anak tersebut bersyukur dengan keadaan itu, sehingga akhirnya si bapak berkata, "Nak, sekarang kita kan jarang nonton TV, bagaimana kalau kita jual TV ini saja, selain nonton TV banyak waktu terbuang sia2, bisa lebih hemat listrik?".

Maka anak tersebut menjawab, "Bapak dan ibu, kalau dijual ke orang lain, saya khawatir kita malah menjerumuskan orang lain tersebut ke dalam kesia-siaan TV ini, padahal kita kan sudah berhenti, nanti orang tersebut yang banyak lalainya". "Mendingan disimpan aja pak sampai lusuh (rusak) tanpa harus ditonton."

Subhanallah, orangtua si anak ini bersyukur pada Allah SWT dan bangga tdh anaknya yang baru berusia kurang lebih 10 tahunan ini.
Masih kecil sudah ada risau terhadap orang lain.

----

Pembaca budiman, melalui kisah ini bukan berarti ada sifat larangan menonton atau memiliki TV. Namun alangkah lebih baik jika porsi waktu buat TV dikurangi dan porsi waktu buat amal agama ditambah.
Inilah dampak taklim rumah yang cukup dahsyat, tanpa ada paksaan apapun, ALlah SWT sendiri yang merubahnya.
Insya Allah kita siap amal dan sampaikan.
... Baca selengkapnya.

Perjuangan Mendirikan Ta'lim Rumah

'Alim ulama kita menerangkan bahwa setiap amal yang kita lakukan sebaiknya berpedoman pada amal yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Paling tidak kita belajar meniru orang2 sholih zaman dahulu.

Amal akan sempurna ketika berlandaskan ilmu. Sedangkan ilmu akan sempurna ketika berlandaskan iman yang sempurna pada Allah SWT.
Sehingga semakin tinggi iman seseorang, maka akan semakin ada rasa tholab atau ingin terus belajar terhadap ilmu.
Semakin risau dengan amal-amalnya, baik yang sudah atau sedang dilakukan maupun yang belum diketahui.
Semakin wujud sifat harap dan takut terhadap Allah SWT, tentunya juga akan dampak pada semakin tingginya akhlak orang tersebut pada setiap orang.

Alkisah ada seorang muslim yang selama hidupnya belum pernah menjalankan amalan2 agama Islam secara sempurna.
Setelah dewasa dan berkeluarga disertai dengan anak2nya yang lucu, Allah SWT telah memberikannya hidayah untuk mengenal dan mengamalkan Islam secara lebih sempurna.

Maka orang tersebut sangat semangat sekali untuk mengetahui lebih lanjut ttg perintah2 dan larangan2 dari Allah SWT.
Itulah memang bukti dari ketinggian iman, maka akan semakin haus dengan ilmu.
Semakin kurang iman, maka semakin malas menuntut ilmu, semakin tidak sempurna amal2nya.

Si pria muslim inipun akhirnya menambah porsi waktunya buat belajar agama. Disebabkan seringnya mendengar perkataan2 atau berita2 akherat, maka si pria inipun akhirnya bertambah risau dengan apa yang saat ini terjaid di keluarganya.
Anak dan istrinya belum begitu mengamalkan agama Islam secara sempurna, dia berfikir, "Apa yang harus saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT nanti!".

Maka selain dia belajar ilmu massa'il atau fikih, yaitu bab tata cara beribadah, dengan mendatangi majelis2 atau pengajian2 yang dipimpin seorang ulama, dia juga ingin mengadakan taklim di rumahnya yang lebih berkenaan dengan bab keutamaan2 beramal. Taklim di sini adalah saling belajar terhadap ilmu agama. Salah satu orang membaca kitab agama yang ditulis ulama dan yang lain mendenagrkan.

Si pria ini dengan semangat tinggi ingin menerapkan anjuran ulama agar di rumahnya dihidupkan amalan taklim bersama keluarganya.
Memang kehendak Allah SWT, ketika dia berusaha merayu istri dan anak2nya untuk buat taklim, dia malah diacuhkan.
Saat itu kondisi istri dan anak2nya memang masih lebih banyak porsi waktunya untuk kegiatan selain agama, jadi maklum kalau karena belum tahu terhadap pentingnya taklim ini, mereka masih ada rasa menolak.

Subhanallah, pria ini tidak putus asa, meski keluarganya belum siap. Hari demi hari dia membaca kitab atau buku agama ini sendirian di ruang tamu. Ekstrimnya, istrinya malah membawa TV (televisi) yang ada di ruang tamu, masuk ke dalam kamar. Mungkin supaya tidak terganggu oleh taklim yang dilakukan suaminya.
Suara TV disetel keras2 sampai si suami ini merasa agak terganggu, tapi dia tetap teguh.

Waktu demi waktu semakin berjalan, atas kehendak Allah SWT, si istri waktu itu ada keperluan ke dapur. Si istri ini terpaksa harus melewati ruang tamu tempat suaminya sedang taklim yang dibaca agak keras. Otomatis istrinya mendengarkan apa yang dibaca oleh sang suami. Meski sambil lalu, kejadian ini acap kali berulang.

Lama kelamaan keutamaan2 beramal yang dibaca suaminya ada yang teringat satu buah. Karena rasa tertariknya, hari demi hari si istri dengan sengaja pergi ke dapur pada saat suaminya taklim. Yang tadinya memang ada benar2 keperluan di dapur, sekarang meski tidak ada keperluan, dia tetap berusaha bagaimana supaya dia menuju ke dapur dan melewati suaminya yang sedang taklim.
Bahkan si istri sering sengaja membuatkan minuman buat suaminya, sambil2 mendengarkan apa yang sedang dibaca suaminya, meskipun tidak ikut duduk dalam majelis.

Subhanallah, suatu saat ketika waktu si suami taklim tiba, dan si istri sedan lewat, ada sebuah hadits atau keterangan dalam kitab yang mana si suami ini salah baca, secara spontan si istri langsung menyeletuk atau memotong pembicaraan dengan suara keras, "Pak, yang bapak baca itu salah, yang benar seperti ini ... (dst)! ".

Allahu Akbar, si istri lama2 hafal juga dengan apa yang pernah dibaca suami. Nah sejak saat itulah akhirnya si suami mulai mengajak istri supaya duduk sama2 untuk mendirikan taklim di rumahnya. Dan dari si istri mengajak anak2nya.

---

Alhamdulillah, para pembaca sekalian, ketika saya mendengar kisah ini pun saya sangat terharu, betapa usaha agama ini memerlukan perjuangan dan kegigihan. Tak lupa terus berprasangkan baik pada Allah SWT dan berharap agar diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk mengamalkan agama Islam ini dengan sempurna. Amiin.
... Baca selengkapnya.

06 Februari 2008

Belajar bersyukur dan tidak mencaci Allah SWT

Alhamdulillah, itu yang biasa diucapkan oleh orang2 Islam ketika merasa mendapat nikmat yang menyenangkan hatinya.

Rasa syukur akan lebih sempurna ketika dibuktikan dengan amalan yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. Jadi bukan hanya di bibir saja.

Sebagaimana seseorang mengaku cinta pada orang lain, maka tidak cukup hanya dengan ucapan "Aku sayang kamu" atau "I Love You" saja, tapi si orang tersebut pingin dibuktikan melalui perbuatan kita.

Sifat orang sholih zaman dahulu yang menonjol bbrp di antaranya adalah sifat syukur dan sabar.
Mudah diucapkan, tapi penerapannya subhanallah agak berat.

Sesungguhnya segala sesuatu itu terjadi atas kehendak Allah SWT, tak ada satupun kejadian yang lepas dari pandangan Allah SWT. Namun, kadang2 kita secara tidak sadar melalui ucapan2 kita membuat kita jadi mencaci Allah SWT atau menyebabkan iman kita "keluar" dari diri kita.

Misal, sedang asyik2nya kita punya rencana keluar daerah atau ke jalan, ternyata hujan turun, sehingga menyebabkan rencana kita semula gagal total, kadang2 secara tidak sadar kita berucap "Waduh hujan!!!"... dan tambahan kata2 lainnya yang tidak pantas diucapkan.
'Alim ulama mengatakan bahwa hal inilh yang menyebabkan kita secara tidak sadar telah menyebabkan iman kita keluar, dalam artian bukan keluar menjadi kafir, tapi kita telah mengumpat Allah SWT, meski pada fisiknya kita mencela hujan. Bukankah hujan itu turun atas kehendak Allah SWT?

Atau di suatu siang yang sangat panas terik, terkena musibah yang tidak dinginkan, dan lain sebagainya.

Contoh kasus, baru2 ini di tempatku bekerja ada kenaikan gaji yang Alhamdulillah sesungguhnya itu adalah rizki dari Allah SWT yang sudah ditentukan. Namun sayang, sangat sedikit sekali orang yang minimal mengucapkan Alhamdulillah.... lebih banyak yang menggerutu bahkan merasa tidak puas dengan kenaikan yang tidak sesuai dengan keinginan hati masing2 orang.

"Kok naiknya cuma segitu!", atau "Halah, sama saja, nggak ngaruh!", atau "Wah pasti nanti ada apa2anya nih!", dan berbagai macam perkataan yang menunjukkan rasa tidak syukur terhadap nikmat Allah SWT.

Padahal Allah SWT berfirman dalam alqur'an yangkurang lebih artinya "Apabila kalian bersyukur maka akan Aku tambahkan nikmat-Ku kepadamu dan apabila kalian kufur maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".

Berapapun nikmat yang diberikan Allah SWT pada kita, baik melalui tempat kerja (gaji), hadiah, atau cara lain, maka alangkah baiknya kita syukuri. Mudah2an kalau kita syukur dan menerima nikmat dari Allah meski hati kita masih merasa sempit, kok cuma sedikit, nanti di padang mahsyar, Allah SWT juga menerima amal kita yang sedikit.

Setiap kejadian yang menurut kita musibah, maka kita belajar sabar, mudah2an dosa2 kita diampuni Allah SWT dan dinaikkan derajat kita di sisi Allah SWT disebabkan kesabaran kita.

Apabila kita terlanjur berucap kata2 umpatan terhadap Allah SWT, maka mari kita banyak2 istighfar pada Allah SWT, dan banyak2 ucapkan syahadat, mudaa2an Allah SWT perbaiki iman dan amal sholih kita. Amiin.
... Baca selengkapnya.